Cirebon merupakan kota
yang unik di wilayah Jawa Barat. Akulturasi yang terjadi di wilayah ini
menyebabkan Cirebon berbeda dengan daerah lainnya di wilayah Jawa Barat.
Berdasarkan sejarahnya, Cirebon adalah bekas ibu kota kerajaan besar yang
kekuasaannya meliputi seluruh Jawa Barat. Pada zaman Hindu, Cirebon berada di
bawah Kerajaan Galuh. Sejak awal berdirinya, Kota Cirebon menduduki posisi yang
sentral. Mula-mula kota ini menjadi pusat kerajaan Cirebon. Pada zaman Belanda,
Kota Cirebon berkedudukan sebagai ibu kota karesidenan, ibu kota
kabupaten dan sekaligus sebagai ibu kota distrik. Bahkan pada tahun 1906
Kota Cirebon dijadikan sebagai gemeente (kotapraja).[1]